10/12/2022

Dipimpin Mahfud MD, 13 Nama Masuk Dalam Daftar TGIPF Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Foto : Antara
: 362

SuaraRepublik62 ~ Pemerintah melalui Menkopolhukam Mahfud MD mengumumkan 13 nama masuk dalam Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), yang bertugas untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan 1/10, yang membuat dunia olahraga, khususnya sepakbola berduka. Tak hanya Indonesia, bahkan dunia pun turut berduka atas insiden yang menewaskan ratusan suporter Arema FC.

Berikut ke 13 Nama terpilih TGIPF Kanjuruhan.

1.Menko Polhukam Mahfud MD (ketua TGIPF)

2. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali (wakil ketua TGIPF)

3. Mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum Nur Rochmad (sekretaris TGIPF)

4. Akademisi Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali (anggota TGIPF)

5. Rektor Universitas Negeri Yogyakarta
Sumaryanto (anggota TGIPF)

6. Pengamat Sepak Bola AkmalMarhali (anggota TGIPF)

7. Jurnalis Kompas Anton Sanjoyo (anggota TGIPF)

8. Mantan Pengurus PSSI Nugroho Setiawan (anggota TGIPF)

9. Mantan Kepala BNPB Doni Mornardo (anggota TGIPF)

10. Wakil Ketua Umum 1KONIMayjen (Purn)Suwarno (anggota TGIPF)

11. Mantan Wakapolda Kalimantan Barat Irjen (Purn) Sri Handayani (anggota TGIPF)

12. Mantan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif (anggota TGIPF)

13. Mantan pemain Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto

Mahfud mengatakan, ke 13 nama tersebut sudah dilaporkan dan disetujui oleh Presiden Jokowi.

“Nama-nama pimpinan dan anggota TGIPF yang sudah dilaporkan ke presiden dan disetujui,” kata Mahfud dalam jumpa pers, Senin (3/10).

Lebih jauh Mahfud mengatakan, TGIPF yang dipimpinnya akan terjun untuk mengusut kerusuhan di Kanjuruhan tersebut selama kurang lebih dua pekan.

“Tugasnya akan diselesaikan atau kira-kira selesai dalam dua pekan ke depan,” kata Mahfud.

Sebagaimana diketahui, pasca laga yang mempertemukan kesebelasan Arema FC vs Persebaya Surabaya di pekan ke 11 Liga 1 2022/2023, terjadi kerusuhan yang mengakibatkan hilangnya banyak jiwa dan luka dalam tragedi tersebut.

Kekalahan yang diderita Arema 2-3, yang artinya rekor tak pernah kalah Arema yang bertahan selama 23 tahun dari Persebaya pun pecah telor. Pada laga yang berlangsung di tanggal 1/10 tersebut, menjadi kemenangan pertama bagi tim Bajul Ijo atas Arema dalam Derby Jatim. Pasca laga yang berakhir sekitar pukul 10 malam itu, kerusuhan pun pecah.

Berawal dari salah satu suporter yang turun dari tribun untuk menemui pemain dan ofisial Arema yang masih berada di lapangan untuk meminta maaf, karena tak bisa memetik kemenangan.

Beberapa suporter lainnya ikut turun dan berusaha memeluk para pemain Arema. Namun akibatnya tim keamanan gabungan bereaksi dan berusaha mengusir keluar suporter yang berjumlah semakin banyak itu untuk kembali ke tribun.

Hingga akhirnya kerusuhan pun pecah dan tembakan gas air mata dilepaskan. Kepanikan terjadi, imbasnya banyak suporter Arema FC yang akhirnya meninggal dunia akibat sesak napas dan terinjak-injak.